Mengetuk Pintu Polda Sulsel
Merasa belum mendapatkan titik terang di tingkat Polsek maupun Polres Bulukumba, Irmayani bersama tim pendamping hukum kini berencana membawa persoalan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Polda Sulawesi Selatan.
Langkah pelaporan baru di Polda Sulsel disebut menjadi upaya terakhir untuk mencari ruang keadilan yang lebih objektif dan menyeluruh.
“Saya sudah jatuh secara mental. Psikis saya terganggu. Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi selain berharap masih ada keadilan di Polda,” ungkap Irmayani dengan suara lirih penuh harap.
Kini, kasus tersebut menjadi perhatian publik.
Masyarakat berharap agar penanganan perkara ini dapat ditinjau kembali demi menjaga marwah institusi kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Catatan Redaksi
Berita ini diterbitkan sebagai bentuk komitmen terhadap hak publik untuk memperoleh informasi yang transparan, berimbang, dan berpihak pada nilai-nilai keadilan. Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya melakukan koordinasi dan meminta klarifikasi kepada pihak terkait, guna memberikan ruang penjelasan yang proporsional atas penghentian perkara tersebut.
