Musrenbang Kelurahan Tanete Disorot, Karang Taruna Tak Diundang: Ada Apa dengan Pemkel?

BULUKUMBA,merahputihindonesia.com -Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Tanete yang digelar pada Rabu, 21 Januari 2026, menuai kritik tajam. Forum perencanaan pembangunan yang semestinya terbuka dan partisipatif itu justru dinilai tertutup, lantaran tidak melibatkan unsur pemuda, khususnya Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan resmi di tingkat kelurahan.

Pembina Karang Taruna Kelurahan Tanete, Sulhan, secara terbuka mempertanyakan sikap Pemerintah Kelurahan (Pemkel) Tanete yang dianggap mengabaikan peran pemuda dalam proses perencanaan pembangunan.

Read More


“Musrenbang bukan milik segelintir pihak. Ketika Karang Taruna tidak diundang, ini bukan sekadar kelalaian, tapi patut diduga ada sikap menutup ruang partisipasi pemuda. Ada apa sebenarnya dengan Pemkel Tanete?” tegas Sulhan.


Menurutnya, pemuda selama ini aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di kelurahan. Namun, ironisnya, suara pemuda justru disisihkan dalam forum resmi yang menentukan arah pembangunan.

“Jika pola seperti ini terus dibiarkan, Musrenbang berpotensi hanya menjadi agenda formalitas tanpa substansi dan tanpa keterwakilan masyarakat secara utuh,” katanya.


Sulhan mendesak agar Pemkel Tanete segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik serta memastikan ke depan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda, dilibatkan secara adil dan transparan.


“Pembangunan tidak boleh dirancang secara sepihak. Transparansi dan keterlibatan publik adalah kunci,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *