BULUKUMBA — Merahputihindonesia.com — Suasana di sepanjang Jalan Lanto Dg. Pasewang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, berubah drastis dalam beberapa hari terakhir. Jalan utama yang biasanya ramai dan bersih kini diselimuti debu tebal akibat aktivitas proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (LABKESMAS) yang tengah berlangsung di kawasan tersebut.
Debu yang berterbangan membuat warga dan pengendara mengeluh. Mereka menilai proyek yang seharusnya membawa manfaat justru menimbulkan dampak kesehatan dan keselamatan yang membahayakan.
Debu Tebal Tutupi Pandangan Pengendara
Pantauan di lokasi pada Sabtu (18/10/2025), setiap kali kendaraan proyek melintas, kepulan debu langsung mengepul tinggi, menutupi pandangan pengguna jalan.
Truk pengangkut material tampak keluar masuk area proyek tanpa pengendalian yang jelas. Tumpukan pasir dan tanah merah berserakan hingga ke badan jalan, sementara tak terlihat adanya penyiraman rutin atau rambu peringatan proyek.
Bagi pengendara roda dua, kondisi ini menjadi ancaman nyata. Selain pandangan terbatas, debu yang menempel di wajah dan pakaian juga menyebabkan sesak napas serta iritasi mata.
“Kalau mau bangun LABKESMAS, bagus. Tapi tolong jangan bikin warga sengsara. Kami lewat sini tiap hari, debunya parah sekali,” keluh Aril, salah satu pengendara motor yang ditemui di lokasi.
Ia mengaku beberapa kali hampir tergelincir karena pandangan tertutup debu pekat.
“Apalagi kalau sore atau pas angin kencang, jarak pandang bisa kurang dari lima meter,” tambahnya.
