El Nino Diprediksi Berkepanjangan, KMPI Bulukumba Desak Bulog Bertindak Tegas Jaga Ketahanan Pangan

Bulukumba.Merahputihindonesia.com— Ancaman fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung lebih panjang ke depan mulai memantik kewaspadaan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Bulukumba. Kondisi ini dinilai berpotensi besar memicu kemarau ekstrem yang berdampak langsung pada sektor pertanian dan ketersediaan pangan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komite Merah Putih Indonesia (KMPI) Bulukumba, Amar Ma’ruf, secara tegas meminta Perum Bulog Bulukumba untuk tidak tinggal diam. Ia menekankan pentingnya langkah cepat, tepat, dan transparan dalam mengantisipasi dampak El Nino, terutama dalam menjaga stabilitas stok gabah dan beras di daerah.

Read More

“Ini bukan situasi biasa. El Nino yang panjang bisa menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan kita. Bulog harus hadir sebagai benteng terakhir, bukan justru membuka celah bagi permainan yang merugikan masyarakat,” tegas Amar Ma’ruf.

Ia juga menyoroti adanya potensi praktik tidak sehat dalam distribusi gabah yang harus diantisipasi sejak dini. Amar menegaskan agar tidak ada “main mata” dalam pengelolaan pangan, apalagi di tengah kondisi yang rawan seperti saat ini.

Menurutnya, salah satu langkah strategis yang harus segera dilakukan adalah memperketat pengawasan terhadap peredaran gabah, khususnya mencegah keluarnya gabah dari wilayah Bulukumba secara besar-besaran. Jika hal ini dibiarkan, dikhawatirkan stok pangan lokal akan menipis dan berdampak pada lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.

“Gabah adalah kekuatan kita hari ini. Kalau dibiarkan keluar tanpa kontrol, kita sendiri yang akan kesulitan nanti. Jangan sampai masyarakat Bulukumba jadi penonton di tanahnya sendiri saat krisis pangan terjadi,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Amar juga mendorong adanya sinergi kuat antara Bulog, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta para petani. Ia menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan distribusi dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Di sisi lain, para petani juga diharapkan mendapat perhatian lebih, baik dari segi pendampingan maupun perlindungan hasil panen. Dengan demikian, mereka tetap mampu bertahan di tengah ancaman musim kering yang berkepanjangan.

KMPI Bulukumba menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ini demi kepentingan masyarakat luas. Amar Ma’ruf memastikan pihaknya tidak akan ragu untuk bersuara jika menemukan indikasi pelanggaran atau kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat.

“Ketahanan pangan adalah soal hidup banyak orang. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Namun Bulog harus berada di garis depan, memastikan semuanya berjalan jujur, adil, dan berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap dampak El Nino, diharapkan seluruh pihak dapat bergerak cepat dan bersinergi, sehingga Kabupaten Bulukumba tetap tangguh menghadapi kemarau panjang, serta mampu menjaga ketersediaan pangan demi kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *