Bulukumba, Merahputihindonesia.com — Di tengah riuh kampanye menjaga kebersihan dan merawat lingkungan, muncul dugaan yang justru melukai semangat itu sendiri. Salah satu dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, kini menjadi sorotan publik setelah diduga membuang sampah sembarangan ke area kebun warga hingga aliran sungai di sekitar lokasi.
Tumpukan limbah yang disebut berasal dari aktivitas dapur tersebut memantik keresahan masyarakat. Warga khawatir sampah yang dibuang tanpa pengelolaan itu dapat mencemari lingkungan, merusak kualitas aliran air, serta mengancam kesehatan masyarakat sekitar. Ironisnya, program yang digadang-gadang membawa manfaat sosial justru diduga meninggalkan persoalan ekologis di belakangnya.
Aktivis Gerakan Pemuda Demokratik, Wahid, turut angkat bicara terkait dugaan tersebut. Ia menilai persoalan lingkungan bukan perkara kecil yang bisa dianggap angin lalu, terlebih jika melibatkan pihak yang memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat.
“Kalau benar ada pembuangan sampah ke kebun dan sungai, ini bukan sekadar kelalaian biasa. Ini mencerminkan ketidakpedulian terhadap lingkungan dan ruang hidup warga. Program sosial tidak boleh berjalan dengan cara merusak alam yang menjadi sumber kehidupan masyarakat,” tegas Wahid.
Ia juga mendesak koordinator wilayah (Korwil) program MBG untuk segera mengambil langkah tegas dengan menghentikan operasional dapur tersebut hingga persoalan lingkungan benar-benar diselesaikan. Menurutnya, evaluasi menyeluruh penting dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Jangan sampai dapur yang membawa nama program kemanusiaan justru meninggalkan bau sampah dan pencemaran di belakangnya. Sungai bukan tempat membuang sisa tanggung jawab,” lanjutnya.
Dugaan ini pun memunculkan pertanyaan publik mengenai pengawasan pengelolaan limbah dalam pelaksanaan program MBG di daerah. Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait tidak menutup mata terhadap persoalan lingkungan yang berpotensi merugikan warga dalam jangka panjang.
Catatan Redaksi:
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dapur MBG maupun oknum anggota DPRD Bulukumba yang disebut dalam dugaan tersebut belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna menghadirkan informasi yang berimbang dan sesuai prinsip jurnalistik.
