Kapolsek Bulukumpa Digugat Keseriusannya: Sabung Ayam Dibakar, Pelaku Malah Kabur

Merahputihindonesia.com-Pagi di Desa Sapobonto, Kecamatan Bulukumpa, berubah ricuh. Bukan karena keributan warga, melainkan karena penggerebekan aparat Polsek Bulukumpa di arena sabung ayam, Rabu (17/9/2025) pukul 10.30 WITA.

Kapolsek Bulukumpa, AKP Hamsah, S.H., bersama Wakapolsek Iptu Amiruddin dan sejumlah personel turun langsung memimpin operasi. Namun lagi-lagi, skenario lama terulang: lapak judi dibongkar, ayam aduan disita, tenda biru dibakar tapi para pelaku? Hilang entah ke mana.

Read More

Polisi Sibuk Membakar Tenda, Bukan Menangkap Pelaku

Meski Kapolsek menegaskan penggerebekan ini sebagai bukti komitmen menjaga kamtibmas, publik justru bertanya: apa arti komitmen kalau setiap kali operasi, pelaku selalu lolos?

Bukankah esensi penegakan hukum adalah menangkap otak dan pelaku utama, bukan sekadar membakar arena kosong? Tanpa penangkapan, operasi semacam ini tampak seperti ritual rutin yang lebih menghibur kamera ketimbang menakutkan pelaku.

KNPI: Apresiasi Ada, Kritik Lebih Keras

Ketua DPK KNPI Bulukumpa, Suriyandi Asbir, memang memberi apresiasi atas langkah polisi. Namun ia juga menyindir keras pola operasi Polsek Bulukumpa yang selalu kedodoran.

“Ritmenya selalu sama: polisi datang, pelaku sudah lari. Apakah polisi tidak cukup gercep, tidak punya strategi, atau sengaja membiarkan? Entahlah,” sindir Suriyandi.

Menurutnya, apresiasi tanpa kritik hanyalah pembenaran setengah hati. Jika polisi benar serius, mestinya ada pelaku yang ditangkap, bukan sekadar puing tenda biru yang terbakar.

Saatnya Evaluasi: Polsek Bulukumpa Jangan Setengah Hati

KNPI bahkan mendorong Kapolres Bulukumba untuk turun tangan langsung. Evaluasi terhadap jajaran Polsek Bulukumpa dinilai penting agar operasi tidak sekadar seremonial.

“Kalau bisa, Polsek Bulukumpa dievaluasi. Jangan sampai aparat hanya jadi penonton. Kapolres harus hadir, agar perjudian yang sudah jadi penyakit masyarakat ini bisa benar-benar diberantas, bukan hanya jadi berita musiman,” tegas Suriyandi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *