Jembatan Penghubung Poros Bulukumba–Sinjai Rusak Parah,  KMPI Bulukumba Desak Pemerintah Anggarkan Dana Darurat

Bulukumba – Merahputihindonesiacom – Kondisi jembatan penghubung di jalan poros Kabupaten Bulukumba–Sinjai yang berada di Kelurahan Palampang, Kecamatan Bulukumpa, semakin memprihatinkan. Struktur jembatan yang rusak parah hanya diberi tanda peringatan sederhana “Hati-Hati”, tanpa adanya upaya perbaikan nyata dari pemerintah. Keadaan ini tidak hanya mengancam keselamatan warga dan pengendara, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat setempat.

Jembatan ini merupakan jalur vital lintas kabupaten yang menghubungkan arus barang, jasa, hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Bulukumba  menuju Sinjai dan sebaliknya. Lubang besar, badan jembatan yang lapuk, serta pondasi yang terlihat melemah menciptakan ancaman serius bagi pengendara.

Read More

Ketua DPK Komite merah putih Indonesia (KMPI) Bulukumba, Amar Ma’ruf, mengeluarkan pernyataan keras dan mendesak Gubernur Sulawesi Selatan dan DPR RI untuk segera turun tangan melakukan penanganan darurat.

“Kami mendesak Gubernur Sulawesi Selatan agar segera menurunkan tim teknis dan mengalokasikan dana darurat untuk perbaikan jembatan ini. Ini jalur strategis provinsi, bukan sekadar jalan desa,” tegas Amar.

Ia juga menyoroti peran DPR RI Dapil Sulsel II, yang seharusnya berfungsi sebagai penyambung aspirasi rakyat dan memperjuangkan anggaran pusat, bukan hanya hadir saat kampanye.

“Anggota DPR RI Dapil Sulsel II jangan hanya hadir saat masa pemilu. Kondisi ini genting. Masyarakat butuh advokasi anggaran dari pusat. Kami minta DPR RI segera membawa persoalan ini ke tingkat Kementerian PUPR dan meminta realokasi anggaran dana tanggap darurat,” ujarnya.

Amar menegaskan, kerusakan jembatan ini tidak bisa diselesaikan hanya di tingkat kabupaten, mengingat jalur ini termasuk kategori jalan poros strategis antar kabupaten, sehingga menjadi bagian dari kewenangan provinsi dan dapat dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Preservasi Jalan Nasional, hingga Dana Aspirasi DPR RI.

“KMPI Bulukumba menuntut Pemprov Sulsel, dan pemerintah pusat. Jangan berjudi dengan keselamatan rakyat,” tambahnya.

Amar juga memperingatkan, jika dalam waktu dekat tidak ada respons dari Gubernur Sulsel maupun DPR RI, KMPI akan memobilisasi aksi besar-besaran bersama warga dan mahasiswa dari lintas kabupaten.

“Jika minggu ini tidak ada solusi, kami akan datangi kantor Gubernur dan DPR RI. Ini bukan hanya kritik, ini panggilan moral. Keselamatan rakyat tidak boleh ditunda!” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *