Harlah ke-66 Bulukumba, Ketua HIPMI Dukung Pembangunan Kilang Petrokimia

BULUKUMBA ,Merahputihindonesia.com— Momentum Hari Jadi (Harlah) ke-66 Kabupaten Bulukumba menjadi penanda optimisme baru bagi arah pembangunan ekonomi daerah. Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bulukumba, Ilham Ashari, S.H., secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan kilang petrokimia di Bumi Panrita Lopi.


Ilham Ashari menilai, di tengah kondisi lapangan kerja yang semakin kompetitif dan terbatas, keberanian Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam menarik investor berskala besar patut mendapat apresiasi serius. Terlebih, investor yang masuk tidak memiliki ikatan emosional maupun historis dengan daerah tersebut.

Read More

“Ini langkah yang sangat luar biasa dan wajib diapresiasi. Tidak mudah meyakinkan investor luar untuk menanamkan modal di daerah. Keberhasilan ini menunjukkan Bulukumba memiliki daya saing dan prospek investasi yang menjanjikan,” ujar Ilham Ashari, S.H.,


Ia menegaskan, rencana pembangunan kilang petrokimia tersebut bukan sekadar proyek industri, melainkan peluang strategis untuk mendorong transformasi ekonomi daerah secara berkelanjutan.


Proyek kilang petrokimia ini direncanakan akan dipusatkan di Kecamatan Bonto Bahari. Kehadirannya diproyeksikan memberikan dampak signifikan, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja lokal serta penguatan ekonomi masyarakat sekitar.

Beberapa dampak strategis yang diperkirakan akan muncul antara lain:


Lokasi proyek: Kecamatan Bonto Bahari
Penyerapan tenaga kerja: Ribuan tenaga kerja lokal

diproyeksikan terserap pada fase konstruksi hingga operasional


Multiplier effect: Mendorong pertumbuhan UMKM, sektor jasa, transportasi, dan ekonomi pendukung lainnya

Lebih lanjut, Ilham Ashari menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat agar proyek tersebut berjalan lancar dan memberi manfaat nyata.


“HIPMI siap berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Kami ingin memastikan bahwa dampak ekonomi dari proyek ini benar-benar dirasakan oleh pemuda dan masyarakat asli Bulukumba,” tegasnya.

Momentum Harlah ke-66 Bulukumba ini, menurut Ilham, seharusnya menjadi titik tolak untuk mempercepat pembangunan yang inklusif, berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *