Sebagai bentuk kontrol publik, KMPI tengah menyiapkan Aksi Jilid II yang diklaim akan jauh lebih besar dari aksi pertama.
“Aksi Jilid II bukan sekadar orasi biasa. Ini akan menjadi gelombang perlawanan rakyat terhadap mafia energi. Jika hukum tidak bergerak, maka kami yang akan menggerakkan publik,” tutup Wahid.
