BULUKUMBA ,Merahputihindonesia.com— Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bulukumba menggelar Kemah Budaya di Bara Eco, Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Sabtu–Minggu, 13–14 Desember 2025. Kegiatan ini mengusung tema Pemuda Sebagai Poros Peradaban: Menjaga Harmoni antara Kebijakan Pembangunan, Pelestarian Seni Budaya, dan Penguatan Literasi Kultural.
Kemah Budaya tersebut dibuka oleh perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bulukumba, Ubaid Mansur. Sejumlah unsur pemerintah daerah, legislatif, pegiat budaya, jurnalis, serta organisasi kepemudaan turut hadir dalam agenda tersebut.
Ketua Umum DPD KNPI Bulukumba, Muhammad Rais, menilai pembangunan daerah kerap berjalan lebih cepat dibanding upaya menjaga identitas budaya. Kondisi itu, kata dia, menuntut peran aktif pemuda agar kebijakan pembangunan tidak memutus akar kultural masyarakat.
“Pembangunan tidak boleh berdiri sendiri. Ia harus dibaca sebagai proses sosial yang menyentuh nilai, tradisi, dan identitas lokal. Di titik inilah pemuda seharusnya hadir sebagai pengawal arah peradaban,” ujar Rais.
Ia menegaskan, pemuda tidak semestinya hanya menjadi pelengkap dalam agenda pembangunan, melainkan subjek yang terlibat aktif dalam proses perumusan dan pengawasan kebijakan publik, khususnya yang berdampak pada ruang-ruang budaya.
Kemah Budaya ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Bulukumba Syahruni Haris, pegiat budaya Renaldi Amir, Dr. A. Ifal Anwar—Wakil Ketua DPP KNPI sekaligus Ketua Pemuda Pancasila Bulukumba—serta jurnalis Radar Selatan Baso Marewa.
Ketua Panitia Pelaksana, Dadang Darmawan atau Sam Prakoso, mengatakan kegiatan ini melibatkan pelajar dari sejumlah SMA dan MAN di Bulukumba. Menurutnya, keterlibatan pelajar penting untuk memperkenalkan literasi kultural sejak dini di tengah arus modernisasi yang kian masif.
“Isu kebudayaan tidak boleh berhenti di ruang diskusi elite. Ia harus sampai ke ruang-ruang belajar generasi muda,” kata Sam.
Rangkaian kegiatan meliputi diskusi kebudayaan, lomba baca puisi, serta pelatihan jurnalistik. Agenda tersebut dirancang untuk mengasah daya kritis peserta sekaligus memperluas pemahaman mereka terhadap seni dan budaya lokal.
Kemah Budaya KNPI Bulukumba ditutup oleh Sekretaris KNPI Bulukumba, Muhammad Isra. Penutupan dirangkaikan dengan pengumuman pemenang lomba baca puisi. Aulia dari SMA Negeri 19 Bulukumba meraih juara pertama, disusul Fahri dari SMA Negeri 1 Bulukumba sebagai juara kedua, dan Fadillah dari MAN 2 Bulukumba di posisi ketiga.
