BULUKUMBA,Merahputihindonesia.com— Pergantian pucuk pimpinan di Kepolisian Sektor (Polsek) Bulukumpa membawa harapan sekaligus pekerjaan rumah baru. AKP Hamsah, S.H. resmi digantikan oleh Iptu Alimuddin sebagai Kapolsek Bulukumpa.
Pergantian tersebut menjadi perhatian sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya DPK Komite Merah Putih Indonesia (KMPI) Bulukumba, yang meminta kepemimpinan baru tidak sekadar menghadirkan perubahan dalam struktur, tetapi juga mampu menjawab berbagai keresahan warga yang muncul di lapangan.
DPK KMPI Bulukumba secara khusus menyoroti persoalan pencurian ternak (curnak) yang disebut menjadi keresahan masyarakat di Kecamatan Bulukumpa. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kelurahan Jawi-Jawi, yang belakangan disebut diwarnai keresahan terkait dugaan pencurian ternak.
Bagi masyarakat pedesaan, ternak bukan sekadar hewan peliharaan. Ternak merupakan aset ekonomi dan bagian dari sumber penghidupan keluarga. Hilangnya ternak akibat pencurian bukan hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga dapat mengikis rasa aman masyarakat.
Karena itu,Ketua DPK KMPI Bulukumba Amar ma’ruf meminta Kapolsek Bulukumpa yang baru segera memetakan wilayah yang dianggap rawan dan memastikan setiap laporan masyarakat mengenai dugaan pencurian ternak ditindaklanjuti secara profesional.
“Kami berharap Kapolsek yang baru tidak hanya menerima laporan, tetapi benar-benar melihat persoalan yang dirasakan masyarakat. Curnak menjadi salah satu keresahan warga yang harus mendapatkan perhatian serius, khususnya di Jawi-Jawi,” ujar Amar ma’ruf
Menurut DPK KMPI Bulukumba, kepolisian memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat memperoleh rasa aman. Penanganan perkara juga harus disertai langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terus berulang.
Di sisi lain, DPK KMPI Bulukumba menilai persoalan keamanan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada kepolisian. Keterlibatan pemuda juga memiliki pengaruh besar dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Pemuda dinilai memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat dan memahami dinamika yang terjadi di lingkungan mereka. Karena itu, pemuda di Kecamatan Bulukumpa diharapkan tidak hanya menjadi penonton ketika persoalan sosial dan keamanan muncul.
Namun keterlibatan tersebut, menurut DPK KMPI Bulukumba, harus ditempatkan secara tepat. Pemuda bukan pengganti aparat penegak hukum, melainkan mitra masyarakat dan kepolisian dalam membangun lingkungan yang aman.
Pemuda dapat mengambil peran melalui kegiatan sosial, komunikasi antarwarga, ronda lingkungan, serta menyampaikan informasi mengenai potensi gangguan keamanan kepada pihak yang berwenang.
“Pemuda punya pengaruh besar. Jangan sampai ketika lingkungan sedang menghadapi persoalan keamanan, pemuda justru memilih diam. Tetapi kami juga mengingatkan, keterlibatan pemuda harus tetap berada dalam koridor hukum. Tugas penindakan tetap menjadi kewenangan aparat,” ujar Amar
Menurut mereka, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan pemuda menjadi salah satu kunci untuk mencegah persoalan keamanan berkembang lebih jauh.
Sabung Ayam Jadi Sorotan
Selain curnak, DPK KMPI Bulukumba turut menyoroti dugaan aktivitas judi sabung ayam di Kecamatan Bulukumpa.
Amar ma’ruf meminta aparat kepolisian tidak memberikan ruang bagi praktik perjudian yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Jika terdapat laporan atau temuan mengenai aktivitas tersebut, DPK KMPI Bulukumba meminta agar dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kapolsek yang baru kami tantang untuk menunjukkan ketegasan. Jangan sampai masyarakat melihat praktik perjudian sebagai sesuatu yang dibiarkan. Kalau memang ditemukan aktivitas sabung ayam yang mengarah pada perjudian, tentu harus ditindak sesuai aturan,” tegasnya.
DPK KMPI Bulukumba menilai pergantian Kapolsek merupakan momentum untuk memperkuat kembali hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Menurut mereka, keamanan tidak cukup dibangun melalui patroli dan penindakan, tetapi juga melalui komunikasi yang terbuka dengan warga.
Masyarakat harus memiliki ruang untuk menyampaikan informasi maupun laporan tanpa merasa diabaikan. Sebaliknya, aparat kepolisian perlu memberikan kejelasan mengenai tindak lanjut terhadap laporan yang masuk.
“Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar janji. Mereka membutuhkan bukti bahwa ketika ada persoalan keamanan, polisi hadir dan bekerja,” ujar Amar
Amar ma’ruf juga menyatakan siap menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Kritik, menurut mereka, merupakan bagian dari upaya mendorong pelayanan publik dan penegakan hukum yang lebih baik.
Pergantian dari AKP Hamsah, S.H. kepada Iptu Alimuddin pada akhirnya menjadi awal baru bagi Polsek Bulukumpa.
Tantangannya pun sudah terbentang: menjawab keresahan warga terkait dugaan curnak, menjaga ketertiban masyarakat, serta mengambil langkah sesuai hukum apabila ditemukan aktivitas perjudian.
Bagi DPK KMPI Bulukumba, ukuran keberhasilan Kapolsek baru bukan terletak pada seremoni pergantian jabatan, melainkan pada kerja nyata di lapangan.
Kini masyarakat Bulukumpa menunggu. Kapolsek baru memiliki mandat, masyarakat memiliki harapan, dan pemuda memiliki peran. Tinggal bagaimana semuanya bergerak dalam satu tujuan: menciptakan Bulukumpa yang aman, tertib, dan bebas dari kriminalitas serta praktik perjudian.

