Berita

HarianYSE Buka Suara Soal Polemik Hadiah Umrah, Bantah Tudingan Iri terhadap Rosidah

Merahputihindonesia.com, Di tengah derasnya perbincangan di media sosial mengenai polemik hadiah umrah yang menyeret nama owner FF, Fenny Frans, HarianYSE akhirnya angkat bicara. Melalui sebuah klarifikasi, ia memaparkan versinya atas rangkaian peristiwa yang belakangan memicu silang pendapat di ruang publik.

HarianYSE membantah tudingan bahwa dirinya memiliki rasa iri ataupun berupaya menggagalkan keberangkatan umrah Rosidah. Ia menegaskan bahwa seluruh langkah yang dilakukannya merupakan tindak lanjut dari arahan yang, menurut pengakuannya, diterima langsung dari owner FF agar Rosidah diminta mengundurkan diri secara sukarela karena dinilai tidak memenuhi persyaratan sebagai penerima hadiah.

Menurut penuturannya, polemik bermula pada perayaan ulang tahun perusahaan yang digelar pada Februari lalu. Saat itu, Rosidah yang disebut sudah tidak lagi aktif sebagai anggota tim selama kurang lebih satu tahun meminta undangan untuk menghadiri acara tersebut. HarianYSE mengaku kemudian membantu dengan meminjamkan undangan agar Rosidah dapat memasuki lokasi kegiatan. Namun, setelah Rosidah diumumkan sebagai penerima hadiah umrah, sejumlah distributor mulai mempertanyakan status keanggotaannya.

HarianYSE mengungkapkan bahwa persoalan tersebut telah lebih dahulu dikomunikasikan bersama sejumlah distributor kepada Fenny Frans sebelum akhirnya disampaikan dalam grup resmi perusahaan. Ia juga mengklaim menerima arahan secara pribadi untuk membujuk Rosidah agar mengundurkan diri secara sukarela.

Menurut HarianYSE, situasi berubah ketika komunikasi yang diterima Rosidah dari owner diduga berbeda dengan arahan yang sebelumnya ia terima. Perbedaan komunikasi itulah, kata dia, yang kemudian memunculkan kesalahpahaman hingga dirinya dituding sebagai pihak yang paling menginginkan Rosidah batal berangkat umrah. Tuduhan itu, menurutnya, tidak mencerminkan kenyataan karena ia merasa hanya menjalankan instruksi yang diterimanya.

Tak hanya menyinggung polemik hadiah umrah, HarianYSE juga mengaku masih memiliki persoalan lain dengan pihak owner FF. Ia menyebut terdapat hak dan kewajiban yang menurutnya belum diselesaikan. Berbagai upaya komunikasi, lanjutnya, tidak membuahkan hasil lantaran akses untuk berkomunikasi telah diblokir.

HarianYSE turut menjelaskan insiden ketika Fenny Frans bersama dua orang kameramen mendatangi kediamannya. Dalam keterangannya, ia mengaku berupaya melindungi ibu dan anaknya yang berada di dalam rumah. Peristiwa tersebut kemudian memicu keramaian dan videonya tersebar luas di media sosial.

Melalui klarifikasi itu, HarianYSE berharap masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan satu versi cerita. Ia meminta publik mencermati keseluruhan kronologi sebelum membentuk penilaian atas polemik yang terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari Fenny Frans maupun pihak lain yang disebut dalam klarifikasi tersebut. Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak terkait sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan akurasi dalam pemberitaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *